Jumat, 19 Juni 2009

meski aku nakal dan banyak kekurangan

Tuhan,kadang dan sering aku ragu ,apakah Tuhan sayang aku ? bukankah Tuhan memiliki banyak"anak" dan "anak-anak"itu bagus-bagus semuanya.Bila aku tak ada bukankah Tuhan tak tahu, aku ini ada dan tiada sama saja ya?Saat matahari tenggelam ,sengaja aku berjalan-jalan sampai ke tepi "hutan larangan" bagiku biarlah aku jatuh di jurang maut,toh hanya aku,aku sengaja berjalan lambat-lambat,tak terasa sampailah di daerah srigala dan ular ,tiba-tiba kegelapan melingkupiku ,jelas aku panik,tak menyangka,kegelapan itu begitu menakutkannya,apalagi suara-suara mengerikan oh aku pasti jatuh di jurang maut aku diam tak ada guna melangkah tapi cahaya melingkupiku kegelapan sirna aku tersenyum dilingkupi terang yang sempurna,ternyata Tuhan mencari dan temukan aku ,Tuhan bagaimana Engkau tahu aku ada di sini ,bukankah aku ini diam-diam telah pergi meninggalkanMU?Tuhan merengkuhku aku menangis "anakku Aku menjadi satu dengan semua hati ,yang sedikit saja terbuka untukKU ,kasihsayangKU tak meminta seluruh ruang,sedikit saja di sudut hatimu maka engkau jadi milikKU.

1 komentar:

  1. hati2 lho ya !!
    jalan ini semakin licin saja
    salah dalam berkeinginan salah dalam tindakan
    walhasil salah yang jadi kenyataan
    benar Sdri, menurut saja pada Tuhan
    artinya ber-hati2lah dalam berdo'a
    siapa tahu jadi kenyataan

    tidak perlu ada yang dikawatiri dengan Sdri
    karena ..............
    bahkan Sdri mengawatiri orang lain
    kalau-kalau sampai tersesat
    berjalan ditepi jurang yang licin

    BalasHapus